Orion hotel crete

Orion hotel crete

Wisata Kuliner Luwu Timur Bikin Porsi Sangat Nikmat

Wisata Kuliner Luwu Timur Bikin Porsi Sangat Nikmat

Walaupun merupakan salah satu kabupaten yang terletak ke provinsi Sulawesi Selatan dengan sebagai pusat pemerintahannya. Kabupaten yang jaraknya sekitar 565 kilometer dari kota Makassar ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang tinggi. Wisata Kuliner Luwu Timur Bikin Porsi Sangat Nikmat ragam Khasnya yang sebagian besar menggunakan bahan yang berasal dari hasil laut Melansir dari https://103.214.113.182/.

Wisata Kuliner Luwu Timur Bikin Porsi Sangat Nikmat

Keripik kuporai

Menurut / keripik kuporai merupakan camilan khas Luwu Timur yang berbahan dasar pisang tanduk. Terdapat berbagai macam varian rasa keripik kuporai yang bisa kamu cicipi, seperti original, manis, asin, pedas manis, balado, jagung manis, dan cokelat. Cita rasanya sangat gurih dengan tekstur renyah yang nikmat sangat cocok menjadikan sebagai oleh-oleh.

Buras

Jika perhatikan sekilas buras memang memiliki tampilan yang sama seperti lemper. Perbedaannya terletak pada bahan pembuatnya. Buras terbuat dari beras dan santan sedangkan lemper terbuat dari ketan. Masyarakat Luwu Timur biasanya menyantap buras bersama telur, daging, atau kari ayam. Buras juga menjadi makanan yang wajib ada saat pernikahan atau acara keagamaan.

Abon bandeng

Jika biasanya abon terbuat dari daging sapi atau daging ayam, kabupaten Luwu Timur terdapat abon yang terbuat dari ikan bandeng. Sebagai informasi, ikan bandeng merupakan salah satu hasil laut terbanyak kabupaten ini. Tak heran jika banyak temukan olahan berbahan dasar ikan bandeng kesini, salah satunya abon bandeng.

Terasi bubuk

Bagi wisatawan, terasi bubuk merupakan oleh-oleh khas Luwu Timur yang paling gemari. Membandingkan dengan terasi pada umumnya, terasi bubuk nilai lebih praktis dalam hal penggunaan karena kamu hanya perlu menaburkannya saja ke dalam masakan, tidak perlu sangrai, digoreng, atau bakar terlebih dahulu terasi bubuk terbuat dari 100% udang pilihan yang sudah melalui proses sangrai.

Peong

Nama peong dalam bahasa Luwu berarti nasi bambu bakar. Peong terbuat dari beras yang campur dengan santan. Kemudian kedua bahan tersebut masukkan ke dalam bambu untuk selanjutnya bakar hingga matang. Maka oleh masyarakat setempat peong juga jadikan sebagai hidangan wajib saat pelaksanaan ritual garap sawah yang melakukan oleh para petani.