Desa Ninja di Prefektur Yamanashi Jepang

Desa Ninja di Prefektur Yamanashi Jepang

Desa Ninja di Prefektur Yamanashi Jepang

Desa Ninja di Prefektur Yamanashi Jepang, – Jepang selalu identik dengan ninja. Namun, di era modern saat ini, sosok ninja hanyalah sebuah mitos dan legenda yang sudah hilang ditelan zaman. Ternyata, ada sebuah desa di Prefektur Yamanashi, Jepang, yang diklaim sebagai Desa Ninja. Beneran?

Bila berminat berkenalan lebih dekat dengan ninja, Prefektur Yamanashi memiliki destinasi wisata menarik bernama Oshino Ninja Village atau Desa Ninja. Lokasinya dapat dijangkau menggunakan kendaraan sekitar dua jam dari Tokyo.

Desain keseluruhan desa ninja ini benar-benar mengangkat masa jaya Ninja di Jepang. Taman-taman dibuat seperti masa itu, pun ada lokasi pengintaian khas ninja di sisi kiri. Waktu paling baik mengunjungi tempat ini merupakan musim semi hingga musim panas karena taman ninja akan dipenuhi bunga sakura saat berkeliling di sini.

Dikutip http://downloadjoker123.org, Pengunjung yang datang bisa menyewa pakaian ninja seharga 500 yen untuk lebih menjiwai penjelajahan di desa wisata ini. Salah satu fasilitas yang tak boleh dilewatkan adalah Ninja Show. Pengunjung bakal menyaksikan para ninja beratraksi di dalam ruangan.

Fasilitas lain yang tidak kalah seru adalah area berlatih menjadi ninja untuk orang dewasa. Jenis latihannya Jika lulus, Anda berhak dapat sertifikat ninja, keren bukan? Ada juga area berlatih ninja untuk anak-anak, labiri, dan escape room yang didesain dengan tema ninja.

Bagi wisatawan muslim, tidak perlu khawatir menghabiskan waktu di Desa Ninja. Tempat ini menyediakan prayer room yang bersih meski mungil. Lokasinya tepat di seberang restoran. Setelah lelah bermain segala macam trik ninja, Anda bisa menikmati makan siang dengan pilihan menu halal bersertifikat yang tersedia.

8 Kolam Keramat

Beranja dari Desa Ninja, rombongan kami menuju Danau Oshino. Danau yang ditempuh dengan 10 menit naik mobil itu dahulu merupakan danau ke-6 di Gunung Fuji. Seiring berjalannya waktu, air danau mengering dan berubah menjadi sebuah desa dengan delapan kolam kecil yang kini disebut sebagai Oshino Hakkai.

Delapan kolam ini berasal dari lelehan salju di lereng Gunung Fuji yang kemudian masuk melalui pori-pori tanah dan tersaring selama 80 tahun hingga menjadi danau dengan air yang sangat jernih. Oshino Hakkai Springs terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO pada Juni 2013.

Saya dan rombongan JNTO disambut oleh Hinishi-san, seorang pemandu wisata berumur sekitar 80 tahun yang masih sangat lincah dan ekspresif saat menjelaskan setiap sudut desa Oshino. Ia mengungkapkan fakta menarik terkait danau-danau tersebut.

Tujuh dari delapan mata air berada saling berdekatan di Oshino Hakkai ini. Jika ditarik garis lurus, ketujuh mata air ini akan membentuk rasi bintang utara. Mata air kelima yang berada di tengah (pusat) yang dijadikan sebagai tempat keramat.

Karena dikeramatkan, semua mata air di sini tidak boleh dicemari dan diminum. Pun, pengelola telah memasang peraturan melarang melempar koin ke dalam mata air.

Pasalnya, sejumlah wisatawan, mayoritas berasal dari China, seringkali berdoa dengan melempar koin ke dalam mata air. Salah satu dampak dari lemparan koin ini adalah mencemari ikan yang hidup di dalam kolam dan mengubah warna kulit ikan.

Selain kolam mata air, di Desa Oshino ini juga terdapat rumah-rumah sangat tua, yang bisa berusia lebih dari 3 abad. Jika biasanya dijadikan museum, rumah-rumah tua di sana tetap ditinggali oleh warga. Bagi turis, rumah tua menjadi spot foto yang menarik.

Sejumlah rumah di sana juga memiliki pagar pohon setinggi pinggang yang rapat. Pagar pohon tersebut terbuat dari pohon onisaki yang dipercaya dapat menghindari kebakaran rumah.

Akses ke Oshino Hakkai

Oshino Hakkai bisa dinikmati di segala musim, Hinishi-san meyakinkan bahwa Anda bisa mendapatkan spot foto terbaik Fujisan dari tempat ini. Saat musim semi telah sempurna, sepanjang sungai akan dihiasi bunga persik yang cantik.

Di lingkungan Oshino Hakkai pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh karena di sini ada pusat souvenir dengan kolam buatan besar yang jernih di depannya dan beberapa spot air minum langsung yang menyegarkan. Oia, tiket masuk lokasi ini ialah 300 yen.

Akses ke lokasi ini tidak rumit, stasiun kereta terdekat adalah Kawaguchiko berlanjut dengan menaiki bus Fujikyu Yamanashi No.1 dengan jarak hanya 20 menit ke Oshino Hakkai, dan biaya 460 yen. Atau, jika Anda baru saja bermain di Desa Ninja, hanya perlu 10 menit berkendaraan mobil untuk sampai ke Oshino Hakkai ini. Jangan sampai terlewat untuk mampir!